Kamis, 13 Juni 2019

sayangQ

kamu,
Terima kasih karna sayang

percakapan siang ini begitu banyak, dari Assalamualaikum hingga Waalaikumsalam. dari ucapan rindu hingga janji temu. dari kata hatimu hingga kata hatiku. dari tertawa hingga terdiam. bukan kamu jika bisa membuat semuanya berubah-ubah begitu cepat.

Terima kasih karna membuatku tidak sendiri. terima kasih karna betah mendengarkan cerita bahkan diamku. sayang, tidak banyak yang bisa kukatakan padamu karna ku tahu, apa yang ada dikepala dan dihatiku tak sedikit juga ada padamu.

ku tahu keberadaan aku untukmu, dan sebaliknya keberadaan kamu untukku adalah sebahagia-bahagianya hadir lebih dari yang sudah-sudah.

ku tahu keinginan aku dan kamu saat ini, sama.

ku tahu rasa sayang yang ada sering membuat kita merasa takut jika apa yang kita miliki dan kita upayakan pergi lagi.

setelah mengakhiri telpon dan setelah shalat tadi sore saya berpikir tentang kita. hal yang sering kulakukan lebih dari yang biasanya, namun kali ini dengan pikiran tenang.

aku berpikir aku beruntung. Tuhan sudah sangat baik menghadirkanmu kembali, disaat kemarin aku merasa itu adalah "seandainya" disetiap kalimat saat mengingatkmu, merindukanmu. aku berpikir, apa yang kemarin terjadi adalah cara Tuhan membuat ku bersyukur dan tahu jika yang terbaik didapatkan dengan perjuangan agar tidak mudah melepas.

aku memikirkan apa yang membuatku memilih dan menunggumu dan terpikirkan bahwa orang yang bisa kudengarkan, orang yang bisa jujur, dan orang yang bisa membuatku kuat dan tak merubahku menjadi siapa-siapa adalah kamu. yang bisa mengajariku menjadi lebih baik, dan lagi bukan merubahku menjadi orang lain.

karna aku tahu aku adalah orang yang amat sangat tidak dewasa sampai sekarang. dengan segala kekurangan, maka kadang aku hanya ingin diarahkan. karna takut melakukan hal yang tidak pernah kulakukan sebelumnya.

sayang, jika kita bersama nanti. ingatkan bahwa aku ingin menjadi perempuan yang akan selalu ada di lelah dan bahagiamu. aku ingin membuatmu tahu jika ada yang selalu mendoakan dan menjaga kesehatanmu. bahwa ada aku yang ingin berada disetiap ingatan baikmu. bahwa ada aku yang ingin menemanimu menyayangi keluargamu. bahwa ada aku yang selalu merindukanmu. ada aku bersamamu.

jika itu semua terwujud, aku akan merayakan dengan bahagia yang meletup-letup hingga senyum melengkung di bibir tertutup. Karna itu adalah doa yang kupanjatkan hingga tangan menutup. Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar