Minggu, 16 Juni 2019

5-Panjang Umur Mama

Sebanyak apapun jumlah usia kita, setinggi apapun tubuh kita bertumbuh kita masih tetap seorang anak kecil untuk makhluk hebat bernama Mama. Kita bisa saja merasa hebat diluar, tapi didalam tetap ada rasa percaya bahwa kita bukan siapa-siapa tanpa sosoknya.

Hari ini aku seperti berkenalan lagi denganmu,
Lebih tepatnya diperkenalkan dengan seorang anak lelaki seorang Mama yang begitu bahagia memilikimu. Sama sekali ia tak mengatakan hal menyebalkan seperti yang sering kurasakan hingga sejenak aku berpikir"hei kamu pencitraan didepan Mama mu atau bagaimana?" Hahaha.

Mama mu yang kusemogakan menjadi Mama ku juga bilang,
Dia ingin anaknya menyelesaikan segala urusannya dengan baik lalu pulang kembali kerumah. Menurutku ia sudah terlalu merindukan anaknya dan karna itu aku benar-benar merasa kalah telak mengadu rindu yang kupikir amat sangat besar ini. Kamu tidak menyadari nya kan? Dan aku mengaminkan keinginannya boleh kan?

Selama mendengar ceritanya aku menahan diri untuk tidak menangis,
Maaf beberapa kali sebenarnya aku tidak memperhatikan perkataannya agar tetap terlihat nyaman. Kamu tahu rasanya bersama dengan Mama mu? Bahagia hingga ingin kupeluk erat. Namun tak kulakukan karna mungkin perjuanganku menahan air mata akan gagal seketika. Mungkin dipertemuan selanjutnya.

Biar kamu dulu yang memeluknya, lalu aku.

Kata Mammi, ia ingin bertemu Mama mu dalam hati dengan segera ku AMIN kan ! pasti seru jika mereka menjodohkan kita yang telah lebih dulu menjodohkan diri kita masing-masing ❤️

Tidak ada komentar:

Posting Komentar