Selasa, 07 Mei 2019

surat sayang darimu

Aku tak tau harus dari mana memulainya, tulisan ini mungkin tak bisa menggambarkan sepenuhnya apa yang aku rasakan padamu, mencintaimu dan bersamamu adalah hal selalu aku pikirkan hingga terbawa ke mimpi-mimpiku, aku bukanlah penyair yang dapat menuliskan kata-kata indah, aku bukanlah sesorang yang selalu bisa mengerti dirimu dan memberikan apa yang kau inginkan, aku cuma seorang pemimpi, seorang yang dengan caraku mencoba untuk mencintaimu dan membahagiakanmu, aku tahu selama ini aku banyak melakukan kesalahan selama ini aku hanya membuatmu sedih dan terluka(aku sadar itu meninggalkan sesuatu di hatimu), namun aku berharap kamu dapat mengerti kamu dapat memahami dan bersabar bahwa komitmenku padamu adalah sesuatu yang abadi sesuatu yg tidak akan pernah berubah apapun keadaannya, 

cinta yg tiap hari bertambah ini, rindu yg sulit aku bendung ini membuatku banyak melakukan kesalahan membuatku berharapa terlalu banyak padamu, aku paham bahwa apa yang ku lakukan itu keterlaluan aku sadar bahwa kita itu belum sewajarnya seperti itu namun perasaan ini menghianati diriku membuatku tersiksa membuatku berpikiran yg macam-macam, selalu ku berpikir bahwa haruska cinta ini terus ku perjuangkan, namun pikiran itu hanya sekejap terganti oleh bayangan senyum manismu, dan membuatku tersadar kaulah yg pertama dan terakhir untukku

Aku teralalu banyak membuang-buang waktuku, mencoba mencari kebahagiaan yg sebelumnya telah ku tinggalkan

Mungkin diriku terlalu banyak berjanji dan berkata akan ku perbaiki semuanya tetapi hal itu terulang lagi. Mungkin dirimu sudah bosan, dirimu menginginkan yg terbaik...maaf, hanya itu yg dapat ku ucapkan, sifatku itu seperti ini aku bukanlah manusia sempurna yg dapat berubah seketika itu jga, terima kasihku pun padamu akan kesetiaanmu, kesabaranmu, dan kebaikan hatimu untuk selalu menerimaku

Kau adalah wanita terindah dalam hidupku dalam cerita cintaku. Kau mengajarkanku mengerti arti penantian, seorang yang bisa ku andalkan tempatku berkeluh kesah. Mungkin terkadang aku berharap lebih aku berharap kau bisa seperti yg lain melakukan apa yg wanita lain lakukan, tapi aku salah, ratna adalah ratna dia wanita penyayang, dia wanita pemalu, dia wanita yg lebih memilih dirinya terluka hanya karena ingin melihat orang di sekitarnya bahagia, aku bangga padamu dan akupun berharap bisa menanggung sedikit laramu itu...maafkan atas segala sikapku yg kekanakan, bersabarlah untuk melihat diriku yg lebih dewasa lebih dapat mengerti dirimu, menjadi imammu dan selamaya ada di samping mu

Azwar Abadi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar