dini hari.
"hahahahahahahahahahahahahaha.." yah aku sedang menangis. yaa, saya tidak sedang salah mengetik. itu karna otak saya sepertinya sedang bergeser.
sudah saya duga saya akan kembali sekarat seperti ini. akan merasakan sesakit-sakitnya,akan menangis, akan terpuruk. aku sudah tau itu. ini bukan yang pertama ! yaa kupikir saya benar-benar tidak pantas. perasaan ini tidak bisa untuk lebih menahan semua rinduku. perasaan ini tidak bisa tanpa kabarnya. lalu? apa yang saya lakukan? yaa, itu karna 2. sakitnya sangat memuncak + ingin tau keseriusannya. dan? yaa tanpa penolakan, seperti saat awal kebersmaan.
ini bukan kiamat kan?
saya masih nampak kah?
masih berpijak kah?
saya mulai lagi dari awal. dan saya harus bisa. anggap saja ini untuk membahagiakan kamu. setidaknya kamu akan terbebas, akan tidak perlu merepotkan diri karna saya yang sama sekali tak bisa berubah seperti yang kamu mau. hidup mu tak boleh di sia-siakan sedikit pun. kamu harus jadi "Pria hebat". kamu harus bisa tetap buat orang tuamu bangga.
blokir FB, twitter?
nah kan, nangis nya jadi kepagian lagi.. tapi yaa yang terjadi memang seperti itu. itu pertanda saya yang tidak akan pernah bisa milikimu sepenuhnya. cita-cita ku untuk bisa membuat dunia cemburu itu hanya menjadi harapan !
tak pernah ada sesal. karna sekedar kabar mu pun adalah bahagia untuk saya. bahkan dengan status yg kamu berikan itu, sudah bahagia yang tak terhingga, yaa kamu sangat berharga untuk saya miliki. kamu sangat-sangat penting. dari dulu sampai saat ini, saat kamu sudah pergi.
apa kamu merasa sakit?
apa sakit kamu sama dengan yang saya rasakan?
apa dada mu sesak?
apa kamu menangis?
saya harap dan pasti, tidak !
soalnya senyum kamu itu indah banget. jadi kamu jangan sampai seperti saya (hahaha maaf saya ke GRan kamu juga merasakan yg saya rasa). kamu kan Pria hebat :)
emot apa itu? saya senyum?. iya, itu karna membayangkan kamu tetap kuat disana.
sahabat saya bertanya sebab akhir dari semuanya.
sebabnya?
yaa PASTInya itu karna saya LAGI. kamu memang tidak pernah meminta itu. tapi skali lagi hati saya berontak berhari-hari dan memuncak. yang ada dipikiran saya, saya ingin mebuat kamu tak terbebani. tak perlu memikirkan dan menunggu saya bercerita. karna saya masih canggung, kamu terlalu hebat. tidak sepantasnya menunggu saya berubah..
saya baik-baik saja, tepatnya sedang berusaha baik-baik saja. saya sedang tersenyum, tepatnya menahan tangis saya pecah,agar saat kekampus tak perlu memberi alasan atas mata saya yang aneh.
bagaimana keadaan saya sekarang?
sangat lemas,benar-benar ssekarat. sedikit lagi bunuh diri kayaknya.
selama 230 hari ini. terima kasih. saya bisa tersenyum. saya bisa merasa menjadi orang yang hidup dari sekarat sebelumnya.
dan selanjutnya?
entah ! mungkin saya akan melanjutkan bermesraan dengan setumpuk tugas-tugas saya. mungkin saya tidak akan lama lagi masuk RS.. (semoga tidak)
semuanya berakhir?
maaf yaa, saya pengecut. saya tidak cukup kuat untuk berjuang lebih jauh lagi. maaf yaa..
fighting ! fighting ! fighting ! fighting !
Ratna Buidiarti Mahmud harus kuat, harus bisa menerima kenyataan, harus bisa lebih dewasa. aku hanya perlu melalui semuanya dengan ikhlas, dengan lebih sadar kalau semuanya memang benar-benar sudah berakhir, bahwa saya tak perlu lagi menunggu kabarmu, bahwa saya tak perlu lagi untuk terus menyalahkan semuanya..
hei kamu Pria hebat yang kini lebih jauh jauh jauh lagi dari jarak makassar-turki. aku sayang kamu. semua itu karna aku sayang kamu. semua itu karna kita harus lebih bahagia. aku selalu merasa bersama kamu, kamu sangat dekat, karna di hati amasih ada kamu. aku tidak berhenti sepenuhnya, aku juga masih menjagamu dengan doaku..
goodbe then :')
"hahahahahahahahahahahahahaha.." yah aku sedang menangis. yaa, saya tidak sedang salah mengetik. itu karna otak saya sepertinya sedang bergeser.
sudah saya duga saya akan kembali sekarat seperti ini. akan merasakan sesakit-sakitnya,akan menangis, akan terpuruk. aku sudah tau itu. ini bukan yang pertama ! yaa kupikir saya benar-benar tidak pantas. perasaan ini tidak bisa untuk lebih menahan semua rinduku. perasaan ini tidak bisa tanpa kabarnya. lalu? apa yang saya lakukan? yaa, itu karna 2. sakitnya sangat memuncak + ingin tau keseriusannya. dan? yaa tanpa penolakan, seperti saat awal kebersmaan.
ini bukan kiamat kan?
saya masih nampak kah?
masih berpijak kah?
saya mulai lagi dari awal. dan saya harus bisa. anggap saja ini untuk membahagiakan kamu. setidaknya kamu akan terbebas, akan tidak perlu merepotkan diri karna saya yang sama sekali tak bisa berubah seperti yang kamu mau. hidup mu tak boleh di sia-siakan sedikit pun. kamu harus jadi "Pria hebat". kamu harus bisa tetap buat orang tuamu bangga.
blokir FB, twitter?
nah kan, nangis nya jadi kepagian lagi.. tapi yaa yang terjadi memang seperti itu. itu pertanda saya yang tidak akan pernah bisa milikimu sepenuhnya. cita-cita ku untuk bisa membuat dunia cemburu itu hanya menjadi harapan !
tak pernah ada sesal. karna sekedar kabar mu pun adalah bahagia untuk saya. bahkan dengan status yg kamu berikan itu, sudah bahagia yang tak terhingga, yaa kamu sangat berharga untuk saya miliki. kamu sangat-sangat penting. dari dulu sampai saat ini, saat kamu sudah pergi.
apa kamu merasa sakit?
apa sakit kamu sama dengan yang saya rasakan?
apa dada mu sesak?
apa kamu menangis?
saya harap dan pasti, tidak !
soalnya senyum kamu itu indah banget. jadi kamu jangan sampai seperti saya (hahaha maaf saya ke GRan kamu juga merasakan yg saya rasa). kamu kan Pria hebat :)
emot apa itu? saya senyum?. iya, itu karna membayangkan kamu tetap kuat disana.
sahabat saya bertanya sebab akhir dari semuanya.
sebabnya?
yaa PASTInya itu karna saya LAGI. kamu memang tidak pernah meminta itu. tapi skali lagi hati saya berontak berhari-hari dan memuncak. yang ada dipikiran saya, saya ingin mebuat kamu tak terbebani. tak perlu memikirkan dan menunggu saya bercerita. karna saya masih canggung, kamu terlalu hebat. tidak sepantasnya menunggu saya berubah..
saya baik-baik saja, tepatnya sedang berusaha baik-baik saja. saya sedang tersenyum, tepatnya menahan tangis saya pecah,agar saat kekampus tak perlu memberi alasan atas mata saya yang aneh.
bagaimana keadaan saya sekarang?
sangat lemas,benar-benar ssekarat. sedikit lagi bunuh diri kayaknya.
selama 230 hari ini. terima kasih. saya bisa tersenyum. saya bisa merasa menjadi orang yang hidup dari sekarat sebelumnya.
dan selanjutnya?
entah ! mungkin saya akan melanjutkan bermesraan dengan setumpuk tugas-tugas saya. mungkin saya tidak akan lama lagi masuk RS.. (semoga tidak)
semuanya berakhir?
maaf yaa, saya pengecut. saya tidak cukup kuat untuk berjuang lebih jauh lagi. maaf yaa..
fighting ! fighting ! fighting ! fighting !
Ratna Buidiarti Mahmud harus kuat, harus bisa menerima kenyataan, harus bisa lebih dewasa. aku hanya perlu melalui semuanya dengan ikhlas, dengan lebih sadar kalau semuanya memang benar-benar sudah berakhir, bahwa saya tak perlu lagi menunggu kabarmu, bahwa saya tak perlu lagi untuk terus menyalahkan semuanya..
hei kamu Pria hebat yang kini lebih jauh jauh jauh lagi dari jarak makassar-turki. aku sayang kamu. semua itu karna aku sayang kamu. semua itu karna kita harus lebih bahagia. aku selalu merasa bersama kamu, kamu sangat dekat, karna di hati amasih ada kamu. aku tidak berhenti sepenuhnya, aku juga masih menjagamu dengan doaku..
goodbe then :')

Tidak ada komentar:
Posting Komentar