Saat kamu memintaku kepada kedua orang tuaku
Saat aku menyangimu kedua orang tuamu
Saat Tuhan merestui kita
Ijinkan saya memeluk bahagia dengan penuh rasa syukur
Karna hadirnya begitu lama kunantikan
Saat aku menyangimu kedua orang tuamu
Saat Tuhan merestui kita
Ijinkan saya memeluk bahagia dengan penuh rasa syukur
Karna hadirnya begitu lama kunantikan
Saat kita akhirnya tidak lagi dipisah jarak
Saat aku bisa menatapmu, dengan peluk yang tak ingin kulepaskan
Itu adalah saat aku benar tersadar itu bukan mimpi
Saat aku bisa menatapmu, dengan peluk yang tak ingin kulepaskan
Itu adalah saat aku benar tersadar itu bukan mimpi
Bersamamu dari pagi hingga malam,
dan terulang..
Menyanginmu dari dulu hingga sekarang,
dan terulang..
Terulang yang seterusnya berarti selamanya
dan terulang..
Menyanginmu dari dulu hingga sekarang,
dan terulang..
Terulang yang seterusnya berarti selamanya
Kelak aku akan berusaha membuatmu tahu betapa merepotkannya aku dalam membuatmu terdiam
Dan kelak aku akan mempersilahkanmu betapa menyebalkannya kamu dalam membuatku tersipu malu
Dan kelak aku akan mempersilahkanmu betapa menyebalkannya kamu dalam membuatku tersipu malu
Mari membagi peran
Kamu yang selalu bisa menjadi pemimpinku yang bertanggung jawab
Dan aku yang akan selalu menjadi rumah yang ternyaman
Kamu yang selalu bisa menjadi pemimpinku yang bertanggung jawab
Dan aku yang akan selalu menjadi rumah yang ternyaman
Tidak ada komentar:
Posting Komentar