Aku bukan bocah 11 tahun yang lalu yang berdebar-debar hanya dengan melihatnya diam-diam. Namun kini tanpa perlu diam-diam pun masih saja rasanya seperti itu.
Bedanya sekarang yang terpikirkan hanya "ingin sekali kupeluk pria ini yaa Tuhan". Keinginan yang ingin kulakukan. karna sepertinya itu bisa membuat saya sadar bahwa hadirnya bukan mimpi indah. Bahwa aku tidak perlu terbangun dengan rasa kecewa namun tetap tersenyum meski itu hanya mimpi. Mimpi yang kemudian jadi khayalan.
Jangan jauh-jauh lagi yaa.. jangan buat saya terlalu lama bermimpi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar