Minggu, 08 April 2018

Terima Kasih

Kalimat yang akan selalu kusampaikan kepada siapapun yang sudah baik, atau masih berniat baik. Bahkan untuk yang lupa berbuat baik, karna saya pasti pernah seperti ini yang menyakiti orang lain terpaksa ataupun tidak disengaja.

"Terima kasih untuk semuanya"

Benar-benar kalimat yang tulus. Bahkan jika sanggup, pasti akan saya sertai dengan dengan apapun untuk membalas kebaikan orang lain untuk saya secara langsung atau yang terlihat.

Tapi entah, mungkin sejak kalimat itu dipakai untuk hubungan yang berakhir. Yang dipakai sebagai kalimat terakhir yang dilakukan satu pihak atau keduanya sebagai ungkapan menyedihkan. Semua menjadi kehilangan ketulusan yang baik *sedih*

Seperti semalam. Saya selesai menonton TV dengan ayah sambil bercerita berbagai macam, yang sebenarnya setengahnya sudah pernah kita bahas. Tidak apa-apa. Meskipun sore hari saya batal mengajaknya jalan ke pasar malam (pasar sore jadinya), tapi bisa tergantikan dengan berbicara berdua tentang acara TV yang aneh-aneh dan segala macam yang terlintas dipikirannya.

Dan pertanyaan terakhir yang kutanyakan dan membuatku akhirnya mengakhiri percakapan adalah :

"Ayah kenapa tidak mau ke pasar malam?"

"Mau, tapi tidak enak kalau nanti ketemu orang-orang terus ayah lupa namanya dan dia siapa"

Iya. Sedih sampai menyelamatkan diri biar tidak menangis didepan ayah. Karna saya tau ayah sadar kalau akhir-akhir ini dia  sering lupa. Tapi semoga Ayah Mammi selalu sehat Amin. Saya akan selalu mengucapakan TERIMA KASIH tak terhingga dan berusaha agar kalian bisa senang.

Tapi tak apa. Ya setelah itu saya kepikiran ke satu orang yang kupikir untuk berterima kasih untuk baiknya.

Lalu apa?
Setelah berjam-jam dan sudah ditinggal tidur eh balasannya kok lain?

Ya sudah. Mungkin saja intonasi bacanya lain. Dan disuasana tidak baik. Atau mungkin memang buatnya saya perempuan yang akan selalu membuat dia merasa salah.

Kamu lupa. Berkali-kali saya yang salah dong. Seperti malam ini. Maaf saya cuma mau bilang "Terima kasih untuk semuanya", sabarmu dan segala macam yang membuat hati saya tenang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar