Menulis biar ingat dan menulis buat lupa.
Sedih-sedih nya cukup, sabar nya pun. Sekarang cukup menutup mata dan telinga untuk hal-hal yang tak ingin ku tahu. Seakan sejenak meninggalkan diri sendiri.
Hingga aku cukup kuat untuk menghadapi lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar