“Tak apa, aku akan bisa tanpamu. Hentikan
saja semua”.
Sakit ini bukan salah
siapa-siapa. Memang tak ada yang memaksaku untuk memulai itu semua. Perasaan yang
dulu kusebut cinta, sepertinya keliru. Cukup katakan saja itu semua suatu
bahagia yang hanya aku yang memikirkan.
Aku selalu saja marah setiap
mereka mengatakan aku bodoh, aku selalu saja menyombongkan diri pada setiap
waktu yang ada saat itu. Bahwa aku bisa melalui semua, dan akan bahagia suatu
saat. Aku selalu saja tak peduli pada tawa yang mereka tawarkan, hanya karna ingin
bersama setia.
Aku pernah beberapa kali terisak
saat seseorang mengatakan, kurang lebih seperti ini,
“kamu yakin dia setia seperti kamu?”
“suatu saat kamu akan menyesal karna menyia-nyiakan waktumu untuk menunggu”
“tak ada cinta yang akan membiarkanmu sesendiri itu”
“kamu yakin dia setia seperti kamu?”
“suatu saat kamu akan menyesal karna menyia-nyiakan waktumu untuk menunggu”
“tak ada cinta yang akan membiarkanmu sesendiri itu”
Bahkan saat merasakan sesal pun
rasanya sangat malu. Aku pernah begitu menunggu dan selalu setia namun akhirnya
terlupakan begitu saja kemudian lelah.
Tak salah. Dia tak pernah salah,
bahkan saat kecewa seperti ini pun. Semua permasalahan yang ada, karna aku. Dan
semua kesempatan yang ada, karna dia yang memberi. Dia selalu bisa membuatnya
seperti itu.
“Kamu bukan tipe aku,” Bahkan kalimat
itu ada setelah bertahun-tahun, lucu ya?. Sudah banyak cerita ini itu selama
beberapa tahun ini tapi dia bisa bilang seperti itu. Tapi akhirnya aku bisa
terima karna akhirnya aku juga ingin mengatakan kalimat yang sama “Kamu bukan
tipe aku”
Mari kita selesaikan saja semua
yang belum selesai hingga tak ada lagi sesal. Aku ingin kamu bahagia dan aku
juga ingin bahagia. Lalu, mari menikmati bahagia kita masing-masing. Hingga
nanti ada temu diantara kita. Kita bisa saling menceritakan bahagia kita
masing-masing.
Kita pernah bahagia sebelum
bersama. Dan kita akan bahagiapun setelah tak lagi bersama. Karna bahagia kini
sudah berubah komposisi, kadar aku atau kadar kamu harus dikurangi. Mari nikmati
saja resep baru kehidupan. Mari sajikan. Dan selamat menikmati J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar