dialog miko (raditya dika) dalam film "cinta dalam kardus.
MIKO :
kata orang, hanya Tuhan dan supirnya yang tahu kapan bajaj akan belok. masih seperti itulah apa yang gue rasakan tentang pacaran : Hanya Tuhan dan pasangan kita yang tahu, kapan kita akan belok.kapan belok, darii hubungan yang tenang jadi banyak goncangan. dari nge-date di mall yang romantis, jadi berantem gara-gara ketemu mantan dan harus jawab cantikan mana pacar kita atau mantan.
*itu awal pemikiran Miko dlam menjalani huubungannya. namun pada akhirnya hubungan, masalah dan kedewasaan mengajarrkannya. maka
MIKO :
Tapi yang bisa kita lakukan bukan menunggu dengan penuh ketakutan. yang bisa kita lakukan adalah memegang tangan pasangan kita didalam bajaj, menikmati semua guncangan didalamnya, dan turun berduaa. ketikia sama-sama sampai ditujuan.
*yaah intinya adalah "mari kita naik bajaj bareng" :p

Tidak ada komentar:
Posting Komentar