kehilangan?
kalau harus kehilangan lagi, mungkin aku sudah siap..
dan seharusnya memang seperti itu
sudah beberapa hari aku tak melihat keindahan mu wahai "senja" ku. aku terlalu sibuk dengan lembaran-lembaran putih yang harus aku jodohkan dengan tinta hitamku. aku bukan lupa, hanya saja "masa depan"ku sedikit ingin bermanja denganku. ia butuh perhatianku, lebih.
setiap senja datang menggantikan kegelapan, hingga senja menyapa untuk membawa kegelapan, tak sedikitpun bisa membiarkanku sedikit untuk bercerita. tapi, kini aku sedikit menyempatkan lagi untuk itu.
dear, sekarang hidup saya sudah sedikit memiliki warna cerah, bukan hanya ada hitam lagi. semua itu karna Tuhan mengijinkan senyum ini tetap ada,hati ini tetap kuat, dan orang-orang yang tak bosan untuk sekedar mendengar suka duka ku, hingga yang memberi dukungan yang memang sangat kubutuhkan dari mereka.
Big Thanks :God, bundayah, kakak, dan kamu kamu kamu..
kesibukan, kerinduan, dan kesakitan yang hampir membuatku terpuruk lagi, akhirnya bisa kulewati karna kalian yang hebat.
yah, ini hidup hari ini, yang seharusnya memang sudah kusiapkan untuk hidupku kedepan nanti. yang akan kupersembahkan untuk mereka yang membantuku berdiri. orang-orang superrrr
aku ingin senyummu tercipta karna ku. dan sekarang saya sadar bahwa yang terjadi hanyalah "aku yang tersenyum karnamu"
yah aku mulai belajar menepikan semua sakitku. mulai belajar untuk tidak melihat semuanya menjadi titik hitam yang kelam. meski sulit tapi untuk dan karna mereka, aku harus bangkit dari mati suri ku.
aku rindu, rindu tapi hanya akan sampai disitu saja.
itu kan tindakan yang benar? karna dengan itu, aku tak akan lagi jadi penghambatmu. kamu juga tidak butuh lagi perhatian apapun, itu katamu. jadi tidak ada celah lagi untukku muncul dan berjuang menjadi bagian dari yang terpenting. akhirnya, tidak akan lagi. tidak akan lagi. tidak akan lagi.
semua tulisanku, alasan ku menulis, isi tulisanku semua tentangmu..
perlahan-lahan saya belajar keluar dari bayang-banyang mu, dan mungkin saja aku juga sudah tidak akan bisa menulis lagi. karna jika iya, dengan keadaan seperti ini. semua tulisanku hanya akan jadi kesedihan. kemarin, kemarin, kemarinnya lagi, setiap postinganku yang tanpa kamu, hanya berakhir di kotak Draft. sulit. karna aku hanya menulis dengan perasaan.
ingin bertemu, ingin melihatmu, lagi
bersamamu, sudah menjadi mimpi ku. terwujud atau tidaknya sudah tidak menjadi pikiran yang menyakitkan lagi, karna semua akan terjadi, jika memang harus terjadi.
sakit
bisa bersama orang yang kita sayang menurut kata hati kita adalah bahagia. dan aku tak punya itu. semua itu menyesakkan. yang sulit terungkapkan.
perkenalan dan perpisahan
semua kunikmati. saat bisa rindu dan melihatmu hingga rindu, dan hanya bisa kunikmati sendiri. datang dan pergimu sudah menjadi warna hidupku. namun perpisahan mungkin memang sudah jalannya.
maaf
aku tak cukup kuat untuk bertahan hingga akhir. ini terlalu berat sayang. tapi Doa ku dulu dan sekarang masih tetap yg terbaik untuk mu.
new love?
siapapun itu. bahagia mu lebih penting. mungkin terlalu munafik untuk memperlihatnkan senyum untuk hal ini, tapi mulai sekarang aku mulai bersiap untuk itu. jika memang itu yang mungkin baik.
senyum
sesuatu yang pasti itu sangat indah. seperti halnya saya pasti dengan rasaku. cuma bedanya. tidak dengan harapan dan mimpi yang dulu lagi. aku menangis, tapi pake senyum..
terima kasih kamu, untuk semuanya..
bisa punya kamu itu mimpi yang nyata. bahagia yang tak bisa terungkap. Big thanks sudah membuat cerita di episode hidupku. kamu tokoh yang akan menjadi salah satu pemeran terbaik dihidupku.
(tercipta saat insomnia karna si mag menemani malamku beserta riuhnya hujan)
kalau harus kehilangan lagi, mungkin aku sudah siap..
dan seharusnya memang seperti itu
sudah beberapa hari aku tak melihat keindahan mu wahai "senja" ku. aku terlalu sibuk dengan lembaran-lembaran putih yang harus aku jodohkan dengan tinta hitamku. aku bukan lupa, hanya saja "masa depan"ku sedikit ingin bermanja denganku. ia butuh perhatianku, lebih.
setiap senja datang menggantikan kegelapan, hingga senja menyapa untuk membawa kegelapan, tak sedikitpun bisa membiarkanku sedikit untuk bercerita. tapi, kini aku sedikit menyempatkan lagi untuk itu.
dear, sekarang hidup saya sudah sedikit memiliki warna cerah, bukan hanya ada hitam lagi. semua itu karna Tuhan mengijinkan senyum ini tetap ada,hati ini tetap kuat, dan orang-orang yang tak bosan untuk sekedar mendengar suka duka ku, hingga yang memberi dukungan yang memang sangat kubutuhkan dari mereka.
Big Thanks :God, bundayah, kakak, dan kamu kamu kamu..
kesibukan, kerinduan, dan kesakitan yang hampir membuatku terpuruk lagi, akhirnya bisa kulewati karna kalian yang hebat.
yah, ini hidup hari ini, yang seharusnya memang sudah kusiapkan untuk hidupku kedepan nanti. yang akan kupersembahkan untuk mereka yang membantuku berdiri. orang-orang superrrr
aku ingin senyummu tercipta karna ku. dan sekarang saya sadar bahwa yang terjadi hanyalah "aku yang tersenyum karnamu"
yah aku mulai belajar menepikan semua sakitku. mulai belajar untuk tidak melihat semuanya menjadi titik hitam yang kelam. meski sulit tapi untuk dan karna mereka, aku harus bangkit dari mati suri ku.
aku rindu, rindu tapi hanya akan sampai disitu saja.
itu kan tindakan yang benar? karna dengan itu, aku tak akan lagi jadi penghambatmu. kamu juga tidak butuh lagi perhatian apapun, itu katamu. jadi tidak ada celah lagi untukku muncul dan berjuang menjadi bagian dari yang terpenting. akhirnya, tidak akan lagi. tidak akan lagi. tidak akan lagi.
semua tulisanku, alasan ku menulis, isi tulisanku semua tentangmu..
perlahan-lahan saya belajar keluar dari bayang-banyang mu, dan mungkin saja aku juga sudah tidak akan bisa menulis lagi. karna jika iya, dengan keadaan seperti ini. semua tulisanku hanya akan jadi kesedihan. kemarin, kemarin, kemarinnya lagi, setiap postinganku yang tanpa kamu, hanya berakhir di kotak Draft. sulit. karna aku hanya menulis dengan perasaan.
ingin bertemu, ingin melihatmu, lagi
bersamamu, sudah menjadi mimpi ku. terwujud atau tidaknya sudah tidak menjadi pikiran yang menyakitkan lagi, karna semua akan terjadi, jika memang harus terjadi.
sakit
bisa bersama orang yang kita sayang menurut kata hati kita adalah bahagia. dan aku tak punya itu. semua itu menyesakkan. yang sulit terungkapkan.
perkenalan dan perpisahan
semua kunikmati. saat bisa rindu dan melihatmu hingga rindu, dan hanya bisa kunikmati sendiri. datang dan pergimu sudah menjadi warna hidupku. namun perpisahan mungkin memang sudah jalannya.
maaf
aku tak cukup kuat untuk bertahan hingga akhir. ini terlalu berat sayang. tapi Doa ku dulu dan sekarang masih tetap yg terbaik untuk mu.
new love?
siapapun itu. bahagia mu lebih penting. mungkin terlalu munafik untuk memperlihatnkan senyum untuk hal ini, tapi mulai sekarang aku mulai bersiap untuk itu. jika memang itu yang mungkin baik.
senyum
sesuatu yang pasti itu sangat indah. seperti halnya saya pasti dengan rasaku. cuma bedanya. tidak dengan harapan dan mimpi yang dulu lagi. aku menangis, tapi pake senyum..
terima kasih kamu, untuk semuanya..
bisa punya kamu itu mimpi yang nyata. bahagia yang tak bisa terungkap. Big thanks sudah membuat cerita di episode hidupku. kamu tokoh yang akan menjadi salah satu pemeran terbaik dihidupku.
(tercipta saat insomnia karna si mag menemani malamku beserta riuhnya hujan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar