Rabu, 23 Januari 2013

hujan pengganti

kadang aku berpikir untuk menjaga. tapi semua berakhir untuk melepaskan. aku bukan ingin melukai dan menghancurkan. namun hidup aku begini saja..

terima kasih untuk M yang menanyakan postingan ku
" hei cakamata, blog kamu kusam, tak ada niat untuk memberinya warna lagi?"

" hei Gitar, ahaha iya, aku lagi nyaman untuk memberi warna abu-abu untuknya "

" kenapa? sudah tutup buku ya neng? "

" tidak. hanya saja aku lupa cara untuk memainkan warna "

" please, jangan jadi seperti mereka, kamu bedakan? "

" aku tetap beda, apa kamu sudah berpikir aku sama dengan mereka? "

" maaf membawa  pikiranmu kesana, tidak, kamu tetap yang terjutek dan teraneh, tak tertandingi + miss headphone hahahaha "

" butuh tendangan dari langit kamu? "

" ayolah, mana semua kisahmu, mana kamu dalam ceritamu.."

" aku lebih memilih untuk mendengar kisah lain, yang bukan aku "

" jangan berpikir lagi kau sendiri + jangan main hujan "

" hujan? ternyata si gitar sudah mencatat cerita tentang miss headphone? "

" aku terjebak "

" kali ini aku yang ingin melihat diriku dalam ceritamu, boleh? "

" ya, akan kupersembahkan sebagai pengganti hujanmu, meski tak seindah milih Tuhan kita "

dan benar saja, ceritamu sungguh membuatku mengerti diriku, tokoh dalam ceritamu memberi sejuta arti dan sejuta kesadaran untuk raut wajah muram. jika, aku benar seperti sosok yang kau tuliskan, aku akan belajar untuk menjadi yang seharusnya seperti yang akan aku tuliskan nanti. salam untuk Gitar mu, salam untuk perasaanmu, kata-kata mario bros mu, dan hujan penggantimu.

harusnya aku sadar itu
aku harusnya sudah tidak lagi
tidak lagi mencoba disisinya
sudah tidak berhak untuk hanya sekedar "tau"

aku terbiasa untuk bisa

Panas dingin tak bisa diterka tapi apapun yang terjadi akan ku jalani
Akan kuhadapi dengan segenap hati

Walau ku terluka
memang ku terluka
- SO7

Tidak ada komentar:

Posting Komentar