hari ini kita akan pergi..
jauh membawa sepenuh utuh..
atas setiap kenangan yang mengabadi..
yang melekat seperti warna dalam lukisan..
seperti tinta pada kertas..
atau layaknya es di kutub utara..
hari ini kita akan mendispersinya..
mengurainya..
dan kelak kita akan tahu..
siapakah yang bersandar dan yang disandari..?
waktu bersama kita cukup lama bukan?
tapi malam ini akan melupakanmu..
seperti akar yang tercabut dari tanah..
aku akan membedakan diri darimu..
aku tidak akan merindukanmu selamanya..
tak akan sepenuh utuh..
tapi jangan bilang juga aku akan melupakanmu..
aku akan mengingatmu dalam pergi..
dalam gelap..
dalam hilang..
kau tahu??
kalaulah ada sisi gelap dalam pencerahan..
kuyakin itu kau..
kau mau mengingatnya sekali lagi..?
kalaulah ada sisi gelap dalam pencerahan..
kuyakin itu kau..
dan kalaulah ada pemantik yang memantik..
kaulah pemantik..
tapi setiap kali kau memantik...
setiap kali itu pula kau memantikkan diri untuk dipantik pergi..
malam ini kita akan membunuh pemantik..
membunuhmu..
janganlah engkau coba untuk mengingatku..
karena aku tidak akan merindukanmu selamanya..
selamanya sepenuh utuh..
meski bukan berarti aku akan melupakanmu..
tapi aku akan mengingatmu dalam pergi..
dalam gelap..
dalam hilang..
seperti lunturnya warna dalam lukisan..
dan atau tinta pada kertas..
ataukah seperti melelehnya es pada kutub utara..
karya : Rahmat Aiman...
jauh membawa sepenuh utuh..
atas setiap kenangan yang mengabadi..
yang melekat seperti warna dalam lukisan..
seperti tinta pada kertas..
atau layaknya es di kutub utara..
hari ini kita akan mendispersinya..
mengurainya..
dan kelak kita akan tahu..
siapakah yang bersandar dan yang disandari..?
waktu bersama kita cukup lama bukan?
tapi malam ini akan melupakanmu..
seperti akar yang tercabut dari tanah..
aku akan membedakan diri darimu..
aku tidak akan merindukanmu selamanya..
tak akan sepenuh utuh..
tapi jangan bilang juga aku akan melupakanmu..
aku akan mengingatmu dalam pergi..
dalam gelap..
dalam hilang..
kau tahu??
kalaulah ada sisi gelap dalam pencerahan..
kuyakin itu kau..
kau mau mengingatnya sekali lagi..?
kalaulah ada sisi gelap dalam pencerahan..
kuyakin itu kau..
dan kalaulah ada pemantik yang memantik..
kaulah pemantik..
tapi setiap kali kau memantik...
setiap kali itu pula kau memantikkan diri untuk dipantik pergi..
malam ini kita akan membunuh pemantik..
membunuhmu..
janganlah engkau coba untuk mengingatku..
karena aku tidak akan merindukanmu selamanya..
selamanya sepenuh utuh..
meski bukan berarti aku akan melupakanmu..
tapi aku akan mengingatmu dalam pergi..
dalam gelap..
dalam hilang..
seperti lunturnya warna dalam lukisan..
dan atau tinta pada kertas..
ataukah seperti melelehnya es pada kutub utara..
karya : Rahmat Aiman...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar